"Dia (Soe Hok Gie) adalah seorang, jujur dan berani. Dan menge-rikan, karena ia maju lurus dengan prinsip-prinsipnya tanpa kenal ampun. Maka seringkali ia bentrok kraena dianggap tidak taktis." (Nugroho Notosusanto, Kompas 26 Desember 1969)
Buku ini merupakan sebuah buku sejarah yang sangat kuat dan dengan keberanian intelektual yang nyaris tak tertandingi oleh kebanyakan sejarawan Indonesia dalam membeberkan fakta-fakta sejarah kolonial Belanda di Indonesia, yang terkesan didiamkan selama ini.
Peci Miring berkisah tentang kehidupan Gus Dur, salah satu sosok terpenting dalam sejarah Nusantara yang bergelimang kontroversial, sederhana tetapi rumit, banyak dipuji sekaligus dibenci. Novel ini merangkai perca-perca cerita di negeri-negeri asing, mengetuk banyak pintu untuk sampai pada pintu sunyinya sendiri.
Umat Islam sedang menghadapi suatu "proses sejarag", dan apabila umat Islam tidak bisa menjumbuhkan kepentingan nasional dengan kepentingan Islam, maka mereka akan mudah menjadi korban atau disingkirkan dari proses sejarah.
Kisah-kisah membanggakan dari para pelajar Indonesia peraih medali di berbagai arena olimpiade sains. Penawar aneka berita tak sedap tentang korupsi, kemiskinan, ketidakadilan, dan perusak lingkungan alam, yang sehari-hari mendominasi media cetak dan elektronik.