Saya harus mengetik,
harus bertahan dan hidup.
Menulis adalah pekerjaan saya.
Karena itu saya mencoba menulis menggunakan gajet,
meskipun hanya dengan satu jari.
Tangan kiri memegang gajet,
jempol tangan kanan mengetik.
Cerpen-cerpen dalam buku antologi ini menggambarkan pelajaran akan pemikiran remaja tentang kenakalan remaja yang semakin menjadi. Pembahasan tersebut dapat menjadi sebuah perjalanan awal bagi siswa-siswi.
"Masa Putih Biru" adalah kisah yang menghentak jiwa, memperlihatkan perjalanan penuh warna kehidupan remaja SMP Negeri 3 Malang.
Dalam lapisan masa putih biru, kita menemukan pergulatan identitas, cinta yang merebak seperti langit biru, dan mimpi-mimpi yang memudar seperti awan yang berlalu.
Dalam keputusasaan dan kegembiraan, cerita ini merangkum …
Kumpulan cerita ini menghadirkan keberagaman pengalaman remaja, merinci keputusan-keputusan sulit dan perjalanan menuju kedewasaan. Dalam dinamika kenakalan remaja, kita menemukan kisah-kisah yang meresap, memaksa kita untuk merenung tentang perjalanan hidup yang penuh dengan warna-warni keputusan yang membentuk kerakter.
Butiran embun terlihat menjauh
Menepi menyapa sang surya
Langkah kaki bergegas tanpa ragu
Akan lukisan indah suryakanta
Guratan pena menari lincah
Dalam sajak-sajak bersahaja
Mematri pemahaman diri
Bukan mantra hanya rasa dan karsa
Kepakan sayap kami tak akan terhenti
Menyongsong asa serta cita pasti
Melalui aksara dan literasi
Dalam bingkai cerit…
Buku "Cubic of Memory" adalah karya siswa-siswi sorest binta merupakan salah satu cerpen yang menarik untuk dibaca.
Walaupun isinya sangat sederhana, tetapi makna yang bisa didapat sangatlah luar biasa.
Genre yang ditampilkan sangat beragam, mulai dari cerita cinta remaja, kisah perjuangan, super hero dan masih banyak lainnya.
Mentang-mentang penggemar berat warna ungu, Nikita pun maunya yang serba ungu. Kamar, pakaian, aksesori ... bahkannama tim basket yang dibentuknya. Ya, The Purple Basket Team! Ceilah... segitunya, ya?
The Purple Basket Team pun mulai berlatih bersama Kak Dude, kakak tiri Nikita. Namun, ternyata ada yang sirik sama tim ini, sampai tega mengotori lap…
Dalam buku ini diceritakan kalau si penjahat bukanlah sesuatu yang bersifat fisik seperti monster bertaring dan berbulu yang menyelinap dalam kabut. Horor yang sebenarnya adalah kenyataan bahwa semua orang mampu melakukan kejahatan dengan berbagai alasan. Dan bisa jadi si penjahat ada di dalam jiwa Anda, di dalam sisi gelap setiap manusia.