Dari penulis karya sastra pemenang Kusala Sastra Khatulistiwa 2014 kategori prosa, Semua untuk Hindia, hadir kembali tiga belas cerita pendek berlatar kolonial. Dalam Teh dan Pengkhianat kita diajak bertamasya lagi ke masa silam: ketika awal mula sepeda dipakai kaum bumiputra di Hindia Belanda,sewaktu wabah cacar mengancam sementara sarana dan prasa…
Malam ini, kamu dipaksa untuk menengok ke belakang sampai lehermu pegal. Kamu dipaksa untuk berkejar-kejaran dengan waktu untuk kembali memunguti potongan masa lalu. Beragam ekspresi wajah ayahmu seketika hadir membayang: bahagia, sedih, bangga, marah, murung, kecewa, dan aneka ekspresi lain yang kamu terlalu lugu untuk mendifinisikannya. Meskipun b…
Buat Elsa yang berumur tujuh, hampi-delapan-tahun, Nenek adalah segalanya: pendukung dan pembela setia, pendongeng hebat, tapi yang utama dan terutama, Nenek adalah sahabat satu-satunya.
Makanya waktu Nenek meninggal, Elsa sangat kehilangan. Ia juga kesal karena Nenek menyuruhnya melakukan perburuan harta karun bodoh ini. Tapi seperti yang selalu N…
Aku memiliki satu keesempatan terakhir untuk menentukan apa jadinya diriku. Aku bisa melangkah memasuki gang itu, membela Hasan dan menerima apapun yang mungkin menimpaku. Atau, aku bisa melarikan diri. Akhirnya, aku melarikan diri.