Dalam buku ini, Herbert Feith mengandaikan Demokrasi Terpimpin sebagai suatu sitem politik yang dipengaruhi secara kritis terutama sekali oleh hubungan antara Presiden Soekarno dan Angkatan Darat, suatu hubungan "konflik yang mantap" yang ditandai oleh upaya bersama dan berlangsungnya terus kompetisi dan keterangan antara dua mitra yang bertanding d…
Tak malu korupsi? Tak malu berperilaku buruk? Tak malu mencederai bangsa sendiri? Atau mungkin malu tak lagi menjadi tren? Di buku ini, Sujiwo menulis hal-hal yang malu-malu, memalukan, atau tak memalukan tentang persoalan negeri ini. Juga cerita tentang orang-orang yang lupa akan bangsanya, Indonesia. Dengan bahasa terselubung dan melibatkan Ponoka…
Sukarno adalah orator ulung. Ia seniman kata-kata. Sukarno mentrasnformasikannya pikirran, kegelisahan, serta cita-citanya pada rakyat Indonesia. Ia juga menyuarakan jerit-tangis rakyat, jiwa gotong-royong, dan tentu persatuan-kesatuan demi kemerdekaan. Ia selalu ingin dekat dengan rakyat Indonesia. Ia menahbiskan dirinya sebagai Penyambung Lidah Ra…
Marhaenisme adalah cara dan asas perjuangan yang menghendaki hilangnya setiap kapitalisme dan imperialisme. Perjuangan Marhaenisme adalah perjuangan mewujudkan sosio-nasionalisme dan sosio-demokrasi. Buku ini berisi berbagai pokok pikiran Bung Karno, Bapak Marhaen Indonesia, yang patut dipelajari kembali dalam konteks situasi bangsa sekarang. Marhae…
Buku ini berisi pidato-pidato bersejarah Bung Karno yang menyentuh pembaca sampai ke hati yang terdalam. Bahwa revolusi dan nilai-nilai kemanusiaan merupakan tanggung jawab bersama yang mesti terus diperjuangkan.
Buku ini bermaksud mengumpulkan pernyataan-pernyataan Bung Karno, baik yang dikeluarkan secara resmi, maupun pernyataan yang disampaikan secara informal, yang menyangkut Gerakan 30 September. Diharapkan dengan tersedianya sumber-sumber tersebut secara lebih lengkap, kita bisa menyimpulkan terlibat atau tidaknya Bung Karno dalam tragedi itu.